Hindari Masyarakat yang Menyalahi Hukum, Pengurus Kerap Pantau Peziarah di Masjid Jami Al-Mukarromah

Rabu, 16 Mei 2018 21:10 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak pengurus Masjid Jami Al-Mukarromah yang terletak di kawasan Kampung Bandan, Pademangan, Jakarta Utara selalu memantau peziarah yang mengunjung masjid itu.

Meskipun Ketua Masjid Jami Al-Mukarromah, Habib Alwi bin Ali-Asy-Syathri mengatakan mayoritas pengunjung telah mengetahui adab dan tata cara untuk berziarah.

Namun pemantauan tetap dilakukan untuk menghindari peziarah yang menyalahi hukum.

Menurut dirinya jangan sampai ada peziarah yang meminta atau berdoa kepada kuburan karena itu musyrik.

"Umumnya para peziarah udah pada tau adabnya, tau cara-caranya berziarah, namun kita selalu pantau jangan sampai ada para peziarah yang menyalahi hukum. Jangan sampai mereka harus adab ziarahnya, tau-tau minta kepada kuburan, itu suatu hal yang musyrik, sedangkan makam itu makam para Wali Allah," ujar Habib Alwi Rabu (16/5/2018).

Habib Alwi menambahkan biasa peziarah di Masjid Jami Al-Mukarromah akan menjadi sangat ramai di hari-hari libur.

Masjid Al-Mukarromah sendiri didirikan sejak tahun 1789 oleh oleh Habib Abdurrahman Bin Alwi Asy-Syathri, seorang ulama yang berdakwah di Jakarta.

Pada awalnya masjid yang terletak di Kampung Bandan, Pademangan, Jakarta Utara ini lebih dikenal dengan nama Masjid Keramat Kampung Bandan.

Baca: Pjs Walikota Tangerang Prihatin Terduga Teroris yang Digrebek Ada di Wilayah Pemerintahannya

Dikenal dengan nama tersebut karena lokasi masjid yang berada di perkampungan Bandan tersebut memiliki makam keramat didalamnya.

Baru sejak tahun 1947 barulah nama Masjid Keramat Kampung Bandan diubah menjadi Masjid Jami Al-Mukarromah.

Terdapat beberapa makam dari para habib di dalam masjid itu yakni makam Habib Mohammad bin Umar Al-Qudsi (wafat pada 23 Muharram 1118 H), Habib Ali bin Abdurrahman Ba’ Alwi (wafat 15 Ramadhan 1122 H), dan Habib Abdurahman bin Alwi Asy-Syathri (wafat 18 Muharam 1326 H), pendiri masjid.

Makam ke tiga habib itu ditutup dengan gorden berwarna hijau dengan lafaz arab di sekelilingnya.

Ada lagi satu makam di dalam masjid yang tidak tertutup gorden, yaitu makam Habib Ali Bin Alwi bin Abdurrahmaa Asy-Syathri yang wafat pada Jumat 13 Agustus 2010.

Simak videonya di atas. (*)

TONTON JUGA:

Editor: Riesa Sativa Ilma
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #Jakarta Utara
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help