Pria Berkaus Hitam Ikuti Ibadah di GPIB Bandung Viral Diduga Teroris, Ternyata Penyandang Tuna Rungu

Rabu, 16 Mei 2018 07:25 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Baru-baru ini di media sosial beredar foto seorang pria mengikuti ibadah di GPIB Maranatha Bandung yang diduga sebagai teroris.

Pria tersebut kenakan baju berwarna hitam dan hanya duduk diam tanpa ikut bernyanyi.

Namun kabar tersebut telah diklarifikasi oleh pihak gereja, Selasa (15/5/2018).

Ani Mamesah Sekretaris Pengurus Harian Majelis Jemaat GPIB Maranatha Bandung dilansir dari Tribun Jabar mengatakan bahwa pria tersebut bukanlah teroris.

Baca: Begini Suasana Aksi Relawan Jokowi Bakar Lilin di Monas

Pria itu bernama Gian yang mengikuti ibadah Minggu (13/5/2018) sekira pukul 17.00 WIB di GPIB Maranatha Bandung.

Ia diketahui merupakan penyandang tuna rungu.

Sejumlah jemaat sempat curiga dengan keberadaan pria tersebut karena hanya duduk diam.

Bahkan dikabarkan ada jemaat yang duduk di sebelahnya risau dan melapor ke pendeta karena ada orang mencurigakan.

Kekawatiran tersebut menyebar ke media sosial, sehingga fotonya viral.

Keluarga Gian di Lampung mengetahui kabar tersebut langsung menghubungi pihak GPIB Lampung untuk klarifikasi.

Pihak GPIB Lampung kemudian menghubungi GPIB Bandung memberikan keterangan.

Gian merupakan mahasiswa asal Lampung yang berkuliah di Bandung, dan baru pertama kali beribadah di GPIB Maranatha Bandung.

Ia berkuliah di Universitas Widyatama jurusan desain grafis.

Ani menegaskan bahwa tidak ada niat jemaat untuk mempermalukan, jemaat hanya waspada dan kawatir.

Ani juga meminta agar masyarakat menghentikan penyebarluasan foto yang bersangkutan.

Klarifikasi tentang Gian juga sudah tersebar luas di media sosial.

Simak video di atas. (Tribun-Video.com/Rosiana Nugrahaini)

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Reporter: Rosiana Nugrahaini
Video Production: Fatikha Rizky Asteria N
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Dikira Teroris
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved