Dimakamkan di Solo, Sri Pudjiastuti Korban Bom Surabaya Alami 95 Persen Luka Bakar

Selasa, 15 Mei 2018 20:48 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUN-VIDEO.COM, SOLO - Sri Pujiastuti (67), korban bom Surabaya meninggal dalam keadaan 95 persen tubuhnya menderita luka bakar.

Hal itu dituturkan oleh keponakannya, Tri Nuryani (57), saat ditemui pada pemakaman Sri di TPU Bonoloyo, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/5/2018) siang.

Nur, sapaan akrab Tri Nuryani, bercerita, dirinya menemani korban saat menjalani perawatan medis di RSAL Dr Ramlan, Jawa Timur.

Serpihan bom, diceritakan Nur, telah melukai sekujur wajah dan bibinya yang tengah bersantai di teras Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS).

Baca: Beredar Video Seorang Pria Diduga Santri Bawa Kardus dan Ransel Dihadang Brimob

Gereja di Jalan Arjuna tersebut menjadi sasaran peledakan bom mobil yang dilakukan terduga teroris bernama Dita Upriyanto pada Minggu (13/5/2018) pagi.

"Saya menemani bibi saya, 95 persen tubuhnya kena luka bakar akibat bom," jelas Nur.

"Bibi juga telah dioperasi di wajah dan dadanya, diperban saat saya di sana."

Saat kejadian, lanjutnya, Sri duduk bersantai di teras gereja bersama para umat lainnya.

Baca: Syahrini Nyanyikan Lagu Baru Berjudul Gubrak Gubrak Gubrak Jeng Jeng Jeng

Sri tengah menunggu jadwal dimulainya ibadah kedua pada Minggu pagi itu lantaran jam ibadah pertama telah usai.

"Saat duduk-duduk di teras, bom meledak, jaraknya sekitar 50 meter, dekat parkiran, kata teman bibi kendaraannya dan dokumen yang dibawah hangus terbakar," imbuhnya

Lantas, kejadian tersebut terdengar hingga kepada keluarga di Solo, termasuk Nur.

Nur mengaku terkejut nama bibinya ada dalam deretan korban akibat bom di GPPS.

Baca: Mabes Polri Rilis Barang Bukti Teroris Surabaya, Ternyata Bahan Peledak Semua Terduga Hampir Sama

Pihaknya ditelepon oleh pengurus rumah sakit tempat Sri dirawat untuk segera datang ke RSAL menemani korban.

Kendati telah sampai di rumah sakit, Nur tak sempat bercengkerama dengan bibinya yang tak bertahan lama menahan sakit luka bakar hingga tewas pada pukul 24.00 WIB.

Mewakili keluarga besar, Nur berharap dosa dan kesalahan bibinya dimaafkan dan meminta doa agar arwah korban bom diterima di sisi Tuhan.

Simak videonya di atas! (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Korban Tewas Bom Surabaya yang Dimakamkan di Solo Derita 95 Persen Luka Bakar

TONTON JUGA:

Editor: Riesa Sativa Ilma
Video Production: Yulita Futty Hapsari
Sumber: TribunSolo.com
Tags
   #Solo   #Bom Surabaya   #Korban Bom
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved