Bom di Surabaya

Fakta Baru Terungkap dari Tulisan di Celana Dalam Anak Pelaku Bom Polrestabes Surabaya yang Selamat

Senin, 14 Mei 2018 20:35 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM - Ledakan bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018).

Kejadian ini terjadi di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan, Surabaya sekitar pukul 08.50 WIB.

Di media sosial beredar rekaman CCTV detik-detik saat bom bunuh diri meledak.

Baca: Mantan Teroris Blak-blakan Bongkar Alasan Surabaya Dipilih Jadi Sasaran Teror, Bukan Jakarta

Video CCTV tersebut sangat jelas merekam saat bom meledak dan melukai beberapa anggota polisi yang berjaga.

Awalnya, terlihat sebuah mobil hitam sedang melaju di depan pintu penjagaan.

Ada sekitar 4 polisi yang tengah berjaga, lalu ada 2 orang pria lainnya di dekat lokasi.

Mobil tersebut berhenti di depan pos penjagaan.

Baca: Terungkap Alasan Surabaya Jadi Sasaran Teror Bom, Eks Teroris: Bukan Alihkan Sasaran dari Jakarta

Tiba-tiba, ada 2 sepeda motor yang datang dan langsung dihadang 2 petugas polisi.

Sepeda motor yang depan berboncengan.

Sementara motor yang di belakangnya dikendarai pria yang membonceng diduga anak kecil dan seorang wanita.

Saat diberhentikan, tiba-tiba terjadi ledakan besar.

Baca: Bocah SD Pelaku Bom Gereja Punya Cita-cita Mengerikan, Bahkan Tak Mau Ikut Mapel Agama dan PKn

Ternyata empat pengendara motor itu lah pelaku bom bunuh diri.

Bom bunuh diri dilakukan oleh satu keluarga yang menggunakan dua sepeda motor.

Yakni Honda Beat L 6629 NN dan Honda Supra L 3559 D.

Keluarga tersebut beranggotakan lima orang, empat di antaranya tewas di tempat.

Sedangkan, satu anak kecil kelahiran 2010 hidup dan kini dalam kondisi terluka.

Baca: Ngebom pakai Mobil & Tinggal di Rumah Mewah, Terungkap Sumber Kekayaan Pelaku Bom Gereja di Surabaya

Anak kecil itu diselamatkan oleh AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

AKBP Roni Faisal Saiful Faton merupakan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya

Saat itu, Roni mengaku melihat anak perempuan menangis dan menyangkut di motor bersama ibunya.

"Saya teriak, berdiri nak. Saya takut mobil yang terbakar meledak," jelas Roni.

Baca: Polisi Temukan Tulisan Misterius di Celana Dalam Bocah Diduga Anak Pelaku Bom Polrestabes Surabaya

Begitu anak berdiri, kata Roni, dirinya kemudian berlari dan menyambar anak perempuan berumur 8 tahunan itu.

"Saya langsung angkat anak itu," aku AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

"Saya bopong, yang penting anak itu segera dibawa ke rumah sakit," lanjutnya.

Anak kecil tersebut belum diketahui identitasnya secara rinci.

Namun, identitas mulai terkuak dari tulisan di celana dalamnya.

Baca: Polisi Gerebek Terduga Teroris di Malang, Istrinya Ternyata Sudah Tertangkap Lebih Dulu di Surabaya

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dalam tayangan Kompas TV

Saat menyebutkan identitas anak kecil, terungkap dari tulisan di celana dalam.

Dikutip dari TribunnewsBogor, nama yang tertulis di celana dalam anak kecil tersebut ialah AIS.

Belum dapat dijelaskan apakah itu nama asli atau sekadar inisial.

Sang anak telah dilarikan di rumah sakit.

Simak video di atas! (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Fakta Terbaru Terungkap Gara-Gara Tulisan di Celana Dalam Anak Pelaku Bom Polrestabes Surabaya Ini

TONTON JUGA:

Editor: Riesa Sativa Ilma
Video Production: alfin wahyu
Sumber: Tribun Jatim
Tags
   #Bom Surabaya
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help