Pernah Dituduh Jadi Pembunuh, Wanita Berbobot Satu Ton Ini Lakukan Perubahan Mengejutkan

Senin, 30 April 2018 18:23 WIB
Intisari

TRIBUN-VIDEO.COM - Mayra Rosales (37 tahun) dulu pernah berbobot 453 kg dan diaulat menjadi wanita paling gemuk di dunia.

Hidupnya penuh dengan cerita menyedihkan dan miris.

Salah satunya, dia dituduh membunuh keponakannya secara tidak sengaja dengan menindih tubuh keponakan yang baru berusia 2 tahun hingga kesulitan bernafas.

Kejadian itu terjadi pada tahun 2008 saat Mayra masih mengalami obesitas parah.

Mayra mendapat julukan pembunuh berbobot setengah ton dari kasus tersebut.

Beruntungnya, polisi melakukan otopsi dan Mayra bebas dari tuduhan tersebut.

Keponakannya meninggal karena dipukul oleh ibunya (adik perempuan Mayra) dengan sikat rambut.

Jamie, adik Mayra harus dipenjara selama 15 tahun atas kesalahannya tersebut.


Mayra dengan berat badan nyaris setengah ton tidak bisa melakukan apapun.

Dia hanya bisa terbaring di tempat tidur bahkan tidak bisa menggeser badannya.

Hidupnya selama ini bergantung pada Jamie dan semenjak Jamie dipenjara, dia berjanji untuk mengurangi lemak di tubuhnya.

Mayra merasa harus merawat anak-anak adiknya yang tersisa, sementara untuk bangun saja dia tidak bisa.

Sejak tahun 2011 kala itu, Mayra telah memutuskan untuk mengubah hidupnya.

Dia kehilangan miliaran rupiah untuk melakukan operasi dan diet ketat.

Mayra melakukan banyak konsultasi dengan ahli bedah Houston, Dr Younan Nowzaradan.

Mayra Rosales menjalani 11 kali operasi pengangkatan lemak termasuk prosedur pembuangan kulit ekstra.

"Selama ini aku hidup untuk makan. Dan setelah operasi, aku mengubahnya jadi makan untuk hidup, aku makan secukupnya saja," kata Mayra dilansir dari Dailymail.

Sepak terjang Mayra perlu dicontoh banyak orang.

Dia berhasil mengurangi berat badannya hingga saat ini hanya berbobot 90 kg saja.

Perubahan drastis dialami Mayra.

"Aku dulu merasa akan mati, jadi saat Jamie menyuruhku mengaku telah membunuh putranya, aku mau saja. Toh aku sebentar lagi pasti mati,"

"Untungnya aku tidak mati dan mau berubah, aku bisa berjalan lagi, beraktifitas seperti orang normal lagi," lanjut Mayra.

Mayra Rosales setelah operasi sedot lemak dan diet ketat
Mayra juga menjadi tambah sehat karena kini dia bisa berolahraga dengan baik.

Dia tidak lagi menderita diabetes, tidak memiliki kolesterol tinggi, dan tekanan darahnya selalu normal.

Bahkan, Mayra berhasil mendapat izin dari pengadilan sebagai orangtua asuh bagi keponakannya.

Kisah sukses Mayra Rosales ini bisa menjadi motivasi bagi siapa saja yang ingin sembuh dari obesitas.

Kalau Mayra yang beratnya hampir setengah ton saja bisa menjadi kurus, apalagi yang kurang dari itu? (Intisari-Online/Aulia Dian Permata)

Berita ini sudah tayang di Intisari-Online dengan judul "Pernah Dijuluki 'Pembunuh Berbobot Setengah Ton', Wanita Ini Jadi Langsing Berkat 11 Kali Sedot Lemak"

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Tri Hantoro
Sumber: Intisari
Tags
   #gemuk
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help