Mahar dan Restu Calon Mertua Sudah Siap, Siswi SMP yang Hidup Sebatang Kara di Rumah Batal Dinikahi

Selasa, 17 April 2018 07:54 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasangan SY (15) dan FA (14) batal menikah, Senin (16/4/2018) usai heboh kabar pernikahan dininya.

Padahal, keduanya telah mendaftarkan pernikahan dan mengikuti bimbingan perkawinan (Bimwin) di KUA Kecamatan Bantaeng.

Dilansir Tribun-Video.com dari Tribun Timur, Senin (16/4/2018), gagalnya pernikahan itu lantaran mereka belum mendapat dispensasi dari Kantor Camat Bantaeng.

Mahar alias uang panaik untuk mempersunting FA pun sia-sia pula.

Keluarga SY diketahui telah menyiapkan Rp10 juta, beras 200 liter, dan tanah seluas 5 are sebagai uang panaik.

Ibunda SY, Dg Sanang, mengizinkan anak ke sepuluh sekaligus putra bungsunya itu menikah karena dirinya sudah berusia senja.

"Saya tuami jadi karna saya liat anakku sudah punya pacar, makanya saya kawinkanmi," ujarnya.

Sementara FA ingin menikah karena ibunya sudah meninggal dan ayahnya sibuk kerja di Maros hingga jarang pulang.

"Saya mau menikah karena ibu saya sudah meninggal. Bapak juga sibuk kerja di Maros dan jarang pulang," ujar FA kepada TribunBantaeng.com, Senin (16/4/2018).

FA mengaku mengenal SY lewat temannya, dan komunikasi keduanya pun terjalin melalui Facebook.

Setelah berpacaran lima bulan, FA dan SY memutuskan untuk menikah.

Sebelumnya, santer dikabarkan FA berniat menikah karena takut tidur sendirian dalam hidupnya yang sebatang kara.

Simak video di atas. (*)

TONTON JUGA:

Editor: Riesa Sativa Ilma
Reporter: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Bantaeng   #Pernikahan Dini
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help