Didampingi Pengacara, Warga Datangi Polres Palangkaraya, Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat Lahan

Senin, 16 April 2018 23:48 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO. COM, PALANGKARAYA - Sekitar 50 orang warga yang berasal dari Jalan Chandra Buana, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (16/4/2018) mendatangi ke Mapolres Palangkaraya.

Kedatangan warga tersebut di dampingi oleh seorang pengacara Suriansyah Halim yang menangani kasus tumpang tindih lahan yang menimpa ratusan warga yang tinggal di Kawasan Jalan Chandra Buana tersebut.

Warga mengatakan, terpaksa mengadukan kasus tumpang tindih lahan tersebut, karena mereka sudah belasan tahun menempati lokasi lahan tersebut dan sudah membangun rumah juga memiliki SKT sebagian juga sudah punya sertifikat.


Namun, belakangan, malah lahan milik mereka diklaim sudah ada pemiliknya bahkan sudah memiliki sertifikat yang menindih surat keterangan tanah yang sudah lama dimiliki oleh warga.

"Kami dijanjikan untuk ganti rugi oleh developer yang membangun rumah dikawasan rumah kami, tetapi sampai saat ini belum juga ada ganti ruginya, makanya kami adukan hal ini kepada polisi untuk menanganinya," ujar salah satu warga.

Sementara itu, pengacara warga Suriansyah Halim, mengatakan, pihaknya, melihat kasus tersebut, ada indikasi mafia dalam pembuatan sertifikat tanah.

"Ada beberapa pihak yang dilaporkan terkait pembuatam sertifikat tanah tersebut, dari pihak kecamatan, kelurahan hingga BPN, karena mereka menindih lahan yang sudah ada pemiliknya, kemudian lahan tersebut dijual ke Developer," ujarnya.
Simak videonya di atas! (Banjarmasnpost.co.id/Faturahman)

TONTON JUGA:

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Banjarmasin Post
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help