First Travel Hadirkan Saksi untuk Meringankan di Persidangan

Senin, 16 April 2018 22:56 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Sidang lanjutan terhadap tiga terdakwa bos First Travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki kembali di gelar di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (16/4/2018).

Agenda persidangan kali ini mendengarkan keterangan saksi dari para terdakwa.

Rencananya, saksi meringankan dari terdakwa yang akan dihadirkan sebanyak dua orang.


Hal itu disampaikan penasehat hukum terdakwa bos First Travel, Wawan Ardianto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (16/4/2018).

"Saksi ada dua hari ini yang pertama pak Nadir sebagai ketua paguyuban umrah dan kedua pak Salam sebagai jemaah," kata Wawan Ardianto.

Namun, saat persidangan dimulai hanya ada satu saksi meringankan terdakwa yang hadir dipersidangan.

Saksi tersebut adalah Abdul Salam.

Sementara saksi yang tidak hadir adalah ketua paguyuban umrah, Nadir yang berhalangan hadir di persidangan.

Andika dan istrinya, Annisa didakwa melanggar pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 372 KUH junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 3 Undang - Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang junto pasal 55 ayat (1) KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara, terdakwa Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, adik Annisa djerat pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP atau pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP,qApasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun total kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 905,33 miliar dari total 63.310 calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan.

Ketiga terdakwa terancam hukuman penjara 20 tahun lebih sampai seumur hidup.
Simak videonya di atas! (*)

TONTON JUGA:

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #First Travel   #PN Depok   #saksi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help