Miris, 3 Penari Erotis Bergoyang di Tengah Peringatan Isra Miraj yang Digelar Ormas di Batam

Senin, 16 April 2018 14:00 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Sempat dihebohkan tarian erotis di Pantai Kartini Jepara saat perayaan ulang tahun salah satu klub motor pada Sabtu (14/4), muncul pula tarian erotis yang meresahkan warga Batam.

Dilansir Tribun-Video dari Tribun Medan, Tarian erotis ditampilkan secara terbuka dalam acara Pesta Rakyat 3S Penjaga Marwah Rudi di Engku Putri, Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (14/4).

Video tarian erotis tersebut beredar luas di media sosial.

Pada video tersebut tampak tiga penari berbaju seksi menari di depan sebuah mobil berwarna hitam.

Tak hanya menari, para penari tersebut juga tampak mencuci mobil tersebut sambil bergoyang.

Tampak pula selang air yang terus menyemprotkan air kepada ketiga penari tersebut.

Saat menari, tiba-tiba datang seorang pria berkemeja rapi dan berpeci ikut menari dengan ketiga wanita seksi tersebut.

Tarian tersebut lantas menjadi buah bibir masyarakat di tengah peringatan Isra Miraj.

TONTON VIDEONYA DI SINI:


Melansir Tribun Batam, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam sangat menyayangkan adanya tarian erotis yang ditampilkan secara terbuka dalam acara Pesta Rakyat 3s Penjaga Marwah Rudi di Engku Putri yang digelar oleh ormas tersebut.

Penasihat LAM Kota Batam, Alfan Suheri mengaku kaget mendengar laporan adanya tarian erotis pada pesta rakyat tersebut.

Alfan meminta Wali Kota Batam Rudi untuk menindak kejadian yang tidak sesuai dengan martabat tanah Melayu tersebut.

"Kita sudah sampaikan langsung ke Pak Rudi. Dan beliau akan melaporkan ke polisi terkait adanya unsur ponografi dalam tarian yang dipamerkan di depan umum," kata Alfan, Minggu (15/4/2018).

Menurutnya, LAM juga telah meminta kepada Rudi untuk mencabut namanya di ormas tersebut dan diganti dengan nama yang lain.

Alfan juga meminta ormas yang mengadakan acara tersebut untuk belajar kembali tentang adat dan istiadat melayu dan saling menghargai kebudayaan yang ada di Batam.

"Tadi Wali Kota Batam sudah minta secara tegas kepada pengurus Penjaga Marwah Rudi, agar nama Rudi dihapus dan diganti dengan yang lain. Rudi juga mengecam pertunjukan tari erotis yang sangat bertentangan dengan nilai agama, budaya dan etika sosial masyarakat. Wali Kota menyampaikan dan berharap agar masyarakat dapat bersikap proporsional dalam menyikapi peristiwa tersebut," katanya.

Alfan menyebut nama Rudi diganti negeri. "Kalau Penjaga Marwah Negeri, kan bagus namanya. Jadi mereka bisa mengetahui bagaimana menjaga marwah negeri, budaya dan adat istiadat yang ada di Kota Batam," katanya. (*)

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Tri Hantoro
Video Production: Tri Hantoro
Sumber: Tribun Video
Tags
   #tari erotis   #Batam
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help