Ibu Ini Suapi Balitanya Kecebong yang Masih Hidup
TRIBUN-VIDEO.COM - Dalam sebuah rekaman video, terlihat seorang ibu menyuapi balitanya kecebong hidup.
Sang ibu memegang sebuah mangkuk berisi air dan berudu atau kecebong.
Dilansir Tribun-video dari Intisari, kecebong yang sedang berenang-renang itu diambil dengan sendok, lalu disuapi pada balitanya.
"Lihat, ikan kecil," terdengar suara seorang keluarganya dari rekaman video tersebut.
Tidak dijelaskan apakah balita itu memakan habis semua kecebong yang ada di mangkuk tersebut.
Dilansir dari situs The Paper, video ibu suapi balitanya dengan berudu atau kecebong hidup diunggah di media sosial di China pada Minggu, 1 April 2018.
Video itu langsung viral dan mendapat tanggapan warganet.
Sementara seorang dokter di China mengatakan, balita itu bisa menderita sparganosis karena mencerna makanan yang tidak dimasak.
Sparganosis adalah sebuah infeksi cacing pita yang langka.
Dilansir dari situs Mail Online, berdasarkan ilmu herbologi tradisional China, berudu dapat menyembuhkan kista dan membersihkan (detox) tubuh.
Meskipun demikian, ahli bedah anak Dr. Pei mengatakan kepada media bahwa berudu memiliki gangguan parasit yang parah.
Ia mengingatkan bahwa sparganosis dapat terjadi pada manusia yang mengonsumsi daging mentah yang terinfeksi dari katak, ular, atau mamalia kecil yang tidak dimasak dengan benar.
Dilansir dari situs Shanghaiist, makan berudu hidup sebenarnya biasa di beberapa daerah pedesaan terpencil di China.
Namun, sebuah laporan yang didanai oleh Yayasan Sains Nasional di China pada tahun lalu, memperingatkan resiko dari praktik yang berkembang itu.(*)
TONTON JUGA:
LIVE UPDATE
Kasus Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Gelar ORI di Desa Ringinpitu Sasar 350 Balita
Kamis, 2 April 2026
Viral
Nekat! Mobil MPV Angkut 12 Pemudik hingga Bagasi Ditutup Terpal, Polisi Geleng Kepala
Senin, 23 Maret 2026
Viral
Viral Jemaah Salat Id di Surabaya Terlibat Baku Hantam saat Khatib sedang Khotbah
Senin, 23 Maret 2026
Viral
Viral Emak-emak di Mandailing Natal Gelut saat Salat Idulfitri, Diwarnai Saling Tampar
Senin, 23 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.