Teller Bank Ini Jadi Tersangka Penggelapan Uang Siswa Miskin Lebih dari Rp 700 Juta

Rabu, 14 Maret 2018 17:46 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUN-VIDEO.COM, SOLO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo, Jawa Tengah memproses kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) anggaran negara sebesar Rp 725,5 Juta.

Uang tersebut berasal dari program Kementerian Pendidikan dan Kebudaayaan (Kemendikbud) yakni Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan dana khusus untuk siswa miskin seluruh Indonesia pada 2016.

Mewakili Kepala Kejari Solo, Teguh Subroto, Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Solo, Suyanto, mengatakan, kasus melibatkan seorang wanita teller bank di Solo, berinisial NH (45).

"Bantuan dana PIP 2016 di Solo ditujukan untuk 41 SMK dengan jumlah penerima 2.750 siswa kelas X, XI, dan XII dengan total anggaran Rp 2 miliar 90 juta," jelasnya ditemui di kantornya Rabu (14/3/2018) pagi.

Dijelaskannya, bantuan tersebut bisa dicairkan siswa dan orang tua di bank yang telah ditunjuk Kemdikbud.

Namun, berdasar laporan sekolah-sekolah dan orang tua siswa, dana tak kunjung cair.

"Kami panggil petugas bank yang ditunjuk (NH), pertama sebagai saksi, panggilan kedua resmi ditetapkan tersangka pada 28 Februari (2018) lalu," katanya.

Selanjutnya>>>

TONTON JUGA:

Editor: Riesa Sativa Ilma
Video Production: Yulita Futty Hapsari
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help