Saksi Ungkap Ketertarikannya Ikut First Travel Karena 'Pose' Foto-foto Syahrini

Selasa, 13 Maret 2018 10:20 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUN-VIDEO.COM - Salah satu saksi, Marsonah mengungkapkan ketertarikannya mendaftar paket umrah First Travel karena melihat iklan di media sosial dan artis yang menjadi endorse.

"Saya lihat video dan ada artisnya juga, jadi saya tertarik," ujarnya saat bersaksi dalam sidang lanjutan bos First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (12/3/2018).

Lebih lanjut, Jaksa juga menanyakan kepada Marsona terkait terkait artis yang jadi endorse First Travel sehingga membuatnya tertarik mengikuti paket umrah murah dari First Travel.

"Almarhumah Jupe sama Syahrini," ungkapnya.

Selain dimedia sosial, Marsona menuturkan bahwa kedua artis tersebut terus dipromosikan melalui situs resmi First Travel.

Bahkan, dia mengukapkan bahwa salah satu artis, yakni Syahrini mengenakan atribut First Travel dalam promosinya tersebut.

Salah satu atribut yakni baju batik First Travel yang dikenakan Syahrini saat umrah.

"Cuma visual gambar yang perlihatkan kegiatan mereka di Madinah. Foto di medsos ada yang di bandara juga," terang Marsonah.

Lebih lanjut, Jaksa menegaskan kenapa Marsonah terkait ketertarikannya tersebut karena sosok artis.

"Apa ini yang buat Ibu tertarik?" tanya Jaksa.

"Iya, betul," jawab Marsonah.

Diketahui, Sementara itu, dalam persidagan kali ini, Jaksa mengahadirkan 4 orang saksi dari 11 orang yang dijadwalkan. 4 orang tersebut merupakan calon jemaah First Travel.

Andika dan istrinya, Annisa didakwa melanggar pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 372 KUH junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 3 Undang - Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang junto pasal 55 ayat (1) KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara, terdakwa Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, adik Annisa djerat pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP atau pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun total kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 905,33 miliar dari total 63.310 calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan.

Ketiga terdakwa terancam hukuman penjara 20 tahun lebih sampai seumur hidup.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved