Diculik dari Kamar Hotel, Bayi 13 Bulan Diperkosa dan Mayatnya Dibuang ke Tangki Air

Rabu, 14 Februari 2018 14:24 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria telah merampas bayi yang berusia 13 bulan dari orang tuanya.

Pria itu memperkosa, menyiksa dan membunuh bayi tersebut.

Lalu membuang mayatnya ke tangki air.

Melansir Daily Mail pada Rabu (14/2/2018), orang tua yang tidak disebutkan namanya tersebut kaget saat bangun, anak perempuannya hilang dari kamar hotel yang mereka tempati di hotel El Bostezo, Florencia, Kolombia.

Insiden itu terjadi saat keluarga itu memutuskan beristirahat di hotel ketika mereka melakukan perjalanan dari Huila Department ke kota San Vicenta del Caugan di Caqueta.

Mereka kemudian meluncurkan sebuah pencarian untuk menemukan bayi tersebut.

Namun, tubuh mungil bayi iyu ditemukan di dalam salah satu tangki air di hotel dalam keadaan tak bernyawa.

Akibat kejadian itu, seorang pria telah ditangkap oleh polisi setempat yang menolak mengungkapkan identitas pelaku.

Menurut kepolisian, bayi itu diculik dan dibunuh oleh tamu lain yang menginap di hotel tersebut.

Nenek bayi tersebut, Nelly Tique menuntut keadilan bayi keluarga mereka.

Pemilik hotel, Jose Hernandez mengatakan, petugas keamanan yang berjaga sedang tertidur saat insiden itu terjadi.

Nenek bayi tersebut, Nelly Tique pun menuntut keadilan bayi keluarga mereka.

Polisi akan melakukan autopsi terhadap mayat bayi tersebut.

Javier Navarro, kepala polisi di Caqueta mengatakan, penangkapan telah dilakukan, tetapi penyelidikan masih berlangsung.

"Petugas membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelidiki dan mengumpulkan bukti," katanya.

Keluarga tersebut kini sedang menerima konseling

Psikolog Karen Abudinen mengatakan, ini adalah situasi yang mengerikan yang dialami oleh ibu muda.

"Karena itulah kita tidak akan meninggalkannya untuk beberapa saat ketika dia mencoba menerimanya," terangnya.(Tribunnews/Vika Widiastuti)

Tonton juga:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: fajri digit sholikhawan
Sumber: Tribun Video
Tags
   #pembunuhan   #Balita
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help