Yuk Cobain Kuliner Mie Pak Kumis Kota Metro Lampung

Jumat, 12 Januari 2018 15:11 WIB
Tribun Lampung

Laporan reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya

TRIBUN-VIDEO.COM, BANDAR LAMPUNG - Di Kota Metro Lampung ada sebuah warung sederhana yang menjajakan olahan mie yang sangat sedap dan menggoyang lidah.

Namanya Mie Pak Kumis.

Bagi masyarakat Kota Metro, Warung Mie Pak Kumis sudah tidak asing lagi.

Lokasinya yang berada di depan Lapangan Samber membuatnya mudah ditemui.

Selain tempatnya yang strategis yang membuat warung ini menjadi terkenal, tentunya karena cita rasanya yang sedap.

Bahkan, untuk menikmati semangkuk mie lezat ini jika sedang ramai pembeli harus rela antre.

Namun ketika saya bersama abang berkunjung ke warung ini meski dalam keadaan ramai, pesanan kami bisa cepat datangnya.

Jika dilihat secara sekilas, Mie Pak Kumis seperti mie godok Jawa, namun yang membedakan adalah cita rasa ebi halus pada bumbunya.

Mie Pak Kumis terdiri dari mie kuning, sayuran, telur, dan suwiran ayam dari komposisinya tersebut bisa dikatakan sama seperti mie tek tek yang banyak dijual di tempat lainnya, namun terdapat hal yang membedakan yakni dari cara mengolahnya.

Mie Pak Kumis tersedia dalam dua jenis yaitu rebus dan goreng.

Untuk mie rebus, terlebih dulu sayuran dan telur direbus dalam kuah kaldu, kemudian diberi bumbu yang terdiri dari bawang putih yang diblender serta ebi halus.

Ketika kuah kaldu mulai surut, maka mie dimasukan dan diaduk sampai matang. Mie yang telah matang lalu dituang ke mangkok untuk diberikan suwiran ayam dan timun, suwiran ayamnya banyak banget, bahkan ketika itu saya mendapatkan sayap.

Jika ditanya bagaimana rasanya, maka saya jawab sedap banget, bumbunya menyatu banget sama mie dan sayurnya. Harga seporsi mie pak kumis cukup terjangkau yaitu Rp 15.000. Untuk minumnya warung ini menyediakan es teh, es jeruk dan minuman botol. Wajib coba bila liburan ke Lampung! (*)

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Lampung
Tags
   #kuliner   #Bandar Lampung
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help