Politikus Golkar: Airlangga Bukan Putra Mahkota Tunggal

Kamis, 7 Desember 2017 20:20 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUN-VIDEO.COM - Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Golkar, Priyo Budi Santoso menilai saat ini ada sejumlah pihak dari internal partai Golkar sedang membangun wacana pemilihan secara aklamasi kepada Airlangga Hartarto dalam Munaslub Golkar mendatang.

Padahal, menurutnya, partai Golkar selama ini sudah membangun mekanisme demokrasi yang sehat di internal partai.

Selain itu, Priyo menegaskan bahwa Airlangga bulanlah seorang putra mahkota dari partai Golkar.

"Jangan ada putra mahkota tunggal, itu tidak baik untuk demokrasi yang sudah kita bangun di Partai Golkar," kata Priyo Budi Santoso saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).

Untuk itu, mantan Wakil Ketua DPR itu menilai sebaiknya upaya menggiring wacana aklamasi di pemilihan ketua umum Golkar dengan satu nama calon ketua umum segera dihentikan.

Priyo juga mengusulkan agar kesempatan untuk menjadi ketua umum Golkat dibuka seluas-luasnya kepada siapapun yang ingin maju.

Karena, menurutnya, ada lebih dari 5 figur lain selain Airlangga yang berpotensi memegang pimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Misalnya (selain Airlangga) ada Mbak Titiek (Soeharto), Idrus Marham, Azis Syamsudin dan Mahyudin," jelas Priyo.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help