Lumpur Lapindo Bisa Dimanfaatkan untuk Material Bangunan, Ini Buktinya

Sabtu, 25 November 2017 07:47 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM, SIDOARJO - Lumpur Sidoarjo memang membawa petaka bagi para korbannya. Namun di sisi lain, luapan lumpur tersebut menyimpan banyak potensi.

Material yang menyembur dari dalam perut bumi bisa dimanfaatkan untuk banyak keperluan.

Seperti yang tengah digagas Puslitbang Perumahan dan Pemukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (P3KPUPR) yang tengah mencoba melakukan pemanfaatan lumpur Lapindo menjadi batu bata, paving, conblok, dan lainnya.

Peneliti Utama P3KPUPR, Lasino, mengatakan lumpur yang dimuntahkan tersebut memiliki banyak potensi untuk dikembangkan.

"Apalagi lumpur ini beberapa kandungan yang memiliki sifat keramik. Jika dibuat sebagai bahan bangunan seperti batu batadan lainnya akan sangat kuat," kata Lasino kepada Surya.co.id.

Lumpur Lapindo yang menyembur muntahan material sebanyak 30.000 - 50.000 meter kubik per detik ini memiliki kandunga silika dan besi.

Ketika dibakar, kandungan ini membentuk gelembung dan memiliki sifat keramik yang keras namun ringan. Hal ini berbeda dengan batu bata biasa.

Karenanya, Lasino menilai produk bahan bangunan dari lumpur Lapindo ini bisa menjadi alternatif bahan bangunan kelak.

"Bahan mentahnya tersedia sangat banyak dan terus berproduksi secara alamiah dari semburan. Sidoarjo bisa menjadi kabupaten penghasil batu bata terbesar di Indonesia," sambungnya.

Dari institusinya sendiri, adanya bahan bangunan alternatif ini kemungkinan besar akan mampu menghasilkan rumah yang murah dan kuat.

Lasino mengungkapkan pihaknya telah membuat dua rumah contoh yang bahan bangunannya 90 persen menggunakan lumpur Lapindo.

Seluruh tembok rumah prototype tersebut menggunakan lumpir Lapindo, hanya bagian atapnya saja yang bukan.

Lasino mengklaim rumah contoh ini tahan gempa, cuaca, lingkungan ekstrim, dan lainnya.

"Struktur beton dari lumpur Sidoarjo ini sangat ringan namun kuat. Kami sudah mengembangkan formulanya," paparnya.

Terpisah, Humas Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo, Hengky Listria Adi, menambahkan warga Sidoarjo bisa mengambil dan memanfaatkan lumpur Lapindo semampunya selama meminta izin ke PPLS.

Bahkan ke depan, pihaknya akan melakukan pelatihan ke masyarakat untuk bisa membuat produk bahan bangunan dari lunpur Lapindo agar lumpur ini memiliki potensi ekonomi.

"Semuanya gratis tinggal diambil. Ini bisa jadi lahan pekerjaan baru. Pun produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomis tinggi," imbuh Hengky. (*)

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Tri Hantoro
Sumber: Surya
Tags
   #Lapindo
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help