Tim gabungan petugas Polsek Telukbetung Utara Bekuk Pelaku Jambret

Selasa, 14 November 2017 21:16 WIB
Tribun Lampung

Laporan Reporter Tribun Lampung Okta Kusuma Jatha

TRIBUN-VIDEO.COM, BANDAR LAMPUNG - Tim gabungan petugas Polsek Telukbetung Utara (TbU) dengan Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus pelaku jambet yang diduga kerap beraksi di Kota Bandar Lampung.

Pelaku bernama Aris Nofianto (19), warga Klumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Polisi terpaksa menghadiahi kaki tersangka dengan timah panas, karena melalukan perlawanan saat hendak ditangkap.

"Tersangka diringkus petugas ditempat persembunyiannya, di Kelurahan Negeri Olok Gading, Kecamatan Telukbetung Barat (TbB)," ungkap Murbani saat menggelar kasus di Mapolresta setempat, Selasa, 14 November 2017.

Saat beraksi, tersangka Aris tidak segan-segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan. Murbani mengutarakan, modus tersangka dalam menjalankan aksinya yakni mengincar remaja-remaja yang sedang nongkrong dan merampas ponsel milik korban.

"Terakhir kali pelaku beraksi di taman Hutan Kera, Kecamatan TbU. Tersangka berhasil merampas dua unit ponsel mrek samsung," tutut Murbani didampingi Kasatreskrim Polresta Kompol Harto Agung Cahyono.

Menurut Murbani, pelaku tidak seorang diri, Ia ditemani rekannya inisial RE (DPO) dalam beraksi dan mereka juga mempersenjatai diri dengan membawa sajam.

Dari tangan tersangka, polisi menyita dua unit ponsel, yang merupakan hasil kejahatan pelaku.

Berdasar hasil catatan kepolisian aksi pelaku tercatat di 7 Tempat Kejadian Perkara (TKP) diwilayah Kota Bandar Lampung.

“Tempat tersebut diantaranya dilapangan korpri 2 TKP, Kelurahan Talang 2 TKP, Citra Garden 2 TKP dan terakhir di taman Hutan Kera,” urai Murbani.

Murbani menjelaskan, pelaku berhasil ditangkap setelah polisi menerima laporan dari dua korban, yang mengaku ponsel mereka dirampas dengan cara menodong korban, saat kedua korban tengah berkunjung ke taman huta kera.

Setelah menerima laporan tersebut, lanjut Murbani, polisi melakukan rangkain penyelidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi.

"Polisi berhasil mengidentifikasi plat kendaraan yang dikendarai pelaku, polisi kemudian koordinasi dengan petugas Samsat.

Keesokan harinya, polisi menggerebek kediaman persembunyian pelaku," imbuhnya.

"Jadi, pelaku berhasil ditangkap berdasarkan pelacakan data dari Samsat," timpalnya lagi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat polisi dengan pasal 363 KUHP dan 365 KUHP, dengan ancaman pidana hukuman 12 tahun penjara.

Editor: Nur Fatah Aliem Prabowo
Video Production: Nur Fatah Aliem Prabowo
Sumber: Tribun Lampung
Tags
   #penjambret
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help