Penjara Tua Australia yang tak Lagi Menakutkan

Senin, 30 Oktober 2017 19:26 WIB
Surya Malang

TRIBUN-VIDEO.COM, FREMANTLE CITY - Fremantle City, sebuah kota di kawasan Western Australia atau Australia Barat, menyimpan pesona wisata yang luar biasa.

Selain menyajikan wisata alam berupa pantai yang elok, di sini juga dapat ditemukan ratusan bangunan cagar budaya yang tetap terawat meski umurnya sudah mencapai ratusan tahun.

Bangunan-bangunan ini, selain dijadikan kafe, resto, toko, gereja, dan lain sebagainya, juga menjadi obyek wisata yang menarik untuk disambangi.

Salah satunya yang populer adalah Fremantle Prison. Bangunan ini merupakan penjara tua yang kini tak lagi difungsikan. Bangunan ini diklaim sebagai salah satu penjara terbesar di dunia yang masih ada hingga saat ini.

Reporter Surya yang ikut dalam rombongan International Media Visit (IMV) 2017 Surabaya bersama sejumlah jurnalis dan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, menyempatkan mengunjungi tempat tersebut pekan lalu. Meski singkat, namun kunjungan ini tetap terasa berkesan. Apalagi, penjara-penjara tua di Indonesia, tidak banyak lagi yang terawat seperti tempat ini.

Fremantle Prison atau penjara Fremantle adalah sebuah bangunan yang dibangun pada abad ke-19 dan fungsinya sebagai penjara tetap dipertahankan hingga 1991.

Penjara ini dibangun antara 1852 hingga 1859 dengan memanfaatkan tenaga narapidana yang didatangkan ke pelabuhan Fremantle pada 1850. Material batu untuk membangun penjara ini, adalah batu kapur yang digali di sana.

Meski dibangun secara bertahap hingga 1859, namun tahanan mula-mula di penjara ini mulai menempati blok sel utama pada 1855 atau tiga tahun setelah pembangunan dimulai. Selama berfungsi sebagai penjara, bangunan ini setidaknya telah ditempati oleh puluhan ribu tahanan.

Penjara Fremantle akhirnya ditutup secara resmi pada 8 November 1991. Para narapidana yang masih menjalani hukuman, dipindahkan ke penjara Casuarina.

Karenanya, setelah penjara dikosongkan, bangunan tua ini lantas dialihfungsikan sebagai tempat wisata. Di sana, para wisatawan akan diajak berkeliling dari satu blok ke blok sel lainnya untuk merasakan bagaimana menjadi tahanan yang menghuni di sana.

Seperti apa suasananya? Yuk lihat videonya di atas. (*)

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Tri Hantoro
Sumber: Surya Malang
Tags
   #Australia
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help