Pakai 'Wanita' Palsu, Prostitusi Ini Layani Segala Macam Fantasi Pelanggan, Kecuali 1 Permintaan

Jumat, 13 Oktober 2017 10:51 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemberdayaan boneka merupakan hal yang wajar dalam sebuah bisnis prostitusi di Barcelona, Catalunya.

Para pelanggan rumah prostitusi bernama Lumidolls tersebut dilayani oleh boneka seukuran manusia.

Bersama rekannya, Sergi Prieto membanderol persewaan boneka pemuas nafsunya mulai dari Rp 1.200.000 per sesi.

Melansir Mirror, Rabu (11/10/2017), pemilik prostitusi boneka ini mengaku semua fantasi pelanggan dapat mereka wujudkan.

Namun demikian, permintaan pelanggan tetap tak lepas dari batas dan aturan.

Sergi mengungkapkan rumah prostitusinya melarang pelanggan untuk melampiaskan nafsu dari fantasi yang bersifat kejam.

"Beberapa pelanggan memilih untuk dilayani di sini karena mereka memiliki fantasi terhadap pencabulan secara paksa, tentu saja kami tidak mendukung perlakuan semacam itu," ujarnya.

"Sebenarnya ada boneka-boneka yang mungil dan terlihat seperti anak-anak, namun kami tidak menyediakannya. Itu adalah pilihan yang etis bagi kami," tambahnya saat ditemui Daily Star.

Selain tak menawarkan, Lumidolls juga tak berkenan pada penggunaan boneka pemuas nafsu dalam wujud anak-anak.

Sebuah laporan dari Foundation for Responsible Robotics menegaskan bahwa pengunaan robot pemuas nafsu dapat menimbulkan kesan negatif pada wanita dan anak-anak.

Noel Sharkey, seorang penulis laporan tersebut, berpendapat hubungan badan dengan robot submisif mendorong praktik objektifikasi perempuan, pelecehan, pencabulan, dan pedofilia.

Sebaliknya, beberapa orang meyakini boneka tersebut dapat mengobati para pedofil yang memiliki dorongan nafsu yang mengerikan.

Sementara itu, para ahli membantah pernyataan bahwa hal itu dapat dijadikan semacam terapi. (TribunVideo.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Video
Tags
   #prostitusi   #Boneka Seks
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help