Pernah Bilang Najis Jika Dapat Jodoh Pria Ini, Tak Disangka Begini Nasib Wanita Riau Itu Sekarang

Selasa, 10 Oktober 2017 17:48 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Unggahan yang disertai curahan hati seorang wanita asal Riau mendapat sorotan dari warganet.

Sebuah foto ia unggah di akun Instagram @annarumia, Jumat (22/9/2017), bersama keterangan foto berupa cerita tentang masa lalunya.

Pada keterangan foto itu Anna Rumia menuliskan bahwa di masa lalunya ia bertemu pria yang baru dikenal saat mendaki gunung Papandayan.

Setelah berkenalan, mereka kerap beradu mulut sepanjang pendakian.

Teman-teman yang turut mendaki bersamanya pun menggoda mereka.

"Kalian berantem terus, jodoh tar berdua," tulisnya.

Anna kemudian menulis saat itu dirinya menjawab, "Najis gue jodoh sama orang kaya dia."

Namun tak disangka, pertemuan yang diawali oleh perdebatan ternyata berakhir di pelaminan.

Anna kini telah menikah dengan Dede Kemal Taufik P, pria yang menjadi lawan adu mulutnya di awal perkenalan.

Unggahan itu mendapat cukup banyak tanggapan dari warganet, dengan jumlah penyuka sebanyak lebih dari 5.700 akun dan 264 komentar.

Begini keterangan lengkap yang ia tulis untuk unggahan fotonya:

"Jadi tadi malam buka-buka photo gallery lama, terus nemu foto yang di atas, baru sadar ternyata si doi udah ada di foto pagi-pagi waktu mau nanjak Mt Papandayan, padahal waktu itu nggak saling kenal.

Baru lihat wujudnya itu sorenya di tempat kita camp, dan ketemu juga langsung debat nggak penting dan berantem terus dari tempat kita camp sampai ke hutan mati, bahkan mau turun dari hutan mati ke base camp kita masih berantem dong ya.

Sampai-sampai kita di-bully beberapa temen yang kebetulan nanjak bareng kita. Mereka pada bilang, "Kalian berantem terus, jodoh tar berdua."

Jawaban aku, "Najis gue jodoh sama orang kaya dia." Note: kemakan omongan sendiri itu ENAK.

Liat si Mee sama Doger, kok gue kaya nonton FTV ya, Cocok ini jadi film Cintaku Bersemi di Papandayan.

Mungkin karena kebetulan atau kesengajaan setiap istirahat di jalur, muka dia terus yang terlihat, hahaha. Mual bos mual, enek lihatnya waktu itu.

Sampai-sampai waktu itu sempat keluar kata-kata ini dari mulut kita:
Me: Segitu cintany lu sama gue, sampai nggak bisa banget jauh dari gue.
Doi: Cinta sama lu, mikirin lu juga kaga, cuih.
Me: Ngaku dah lu, mimpi lu bisa dapetin gue.
Doi: GR banget dah, lu yg mimpi.
Me: Denger ya, lu dapetin gue anugerah, gue dapetin lu musibah.
Dan masih banyak lagi sumpah serapahnya.

Udah gitu pas balik eh ternyata di bus kita juga satu tempat duduk dong ya, sebelahan, mulai lah cerita-cerita yang agak baik, dan baru komunikasi yang baik itu setelah beberapa hari turun dari gunung.

Akhirnya kita mulai jadi temen dekat, tanggal 21 April waktu ultahnya, doi kenalin aku dong ke keluarganya, tanpa pacaran dengan berani doi ngelamar di 27 juni. Alhamdulillah lamaran diterima oleh keluarga besar, kita sah di tanggal 4 Agustus.

Tidak cukup waktu lama untuk kita saling mengenal, 4/3/2017 - 4/8/2017. Yang suka gunung, semoga yang lain pada ketemu jodohnya di gunung juga ya.

Note: Kalau kamu mau nyari pasangan yang sempurna, sampai rambut atas rambut bawah putih pun nggak bakal ketemu, tapi carilah orang yang membuat kamu nyaman, membuatmu tetap jadi diri sendiri, terima apa adanya kamu."

(TribunVideo.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Tri Hantoro
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Gunung Papandayan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help