Begini Kisi-kisi Resmi dari Kemenkumham Agar Lolos Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS 2017

Kamis, 21 September 2017 17:01 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calaon pegawai negeri Sipil (CPNS) telah keluar, Rabu (20/9/2017).

Diketahui sebelumnya, SKD hanya diikuti oleh pelamar yang lolos seleksi administrasi.

SKD ini dilaksanakan pada 11 September sampai 16 September 2017 lalu.

SKD ini dilaksanakan berbasis sistem komputerisasi (Computer Assissted Test/CAT).

Semua soal dan jawaban diselesaikan melalui perangkat komputer yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara di lokasi SKD.

Dengan sistem komputerisasi ini diharapkan penerimaan CPNS 2017 berjalan objektif tanpa kecurangan.


Passing grade

Para pelamar yang mengikuti SKD harus memenuhi nilai ambang batas atau passing grade.

Nilai passing grade ini sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB No. 22/2017 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Tahun 2017.

Passing grade yang ditetapkan adalah 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU) dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Bagi pelamar yang memenuhi nilai passing grade berpeluang lolos mengikuti tahap selanjutnya, yakni tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dari semua pelamar yang lolos SKD, yang bisa mengikuti SKB hanya beberapa pelamar saja.

Hanya tiga kali dari jumlah kuota formasi saja yang bisa mengikuti SKB.

Misalnya, ada 350 pelamar dinyatakan lolos passing grade SKD, namun formasi yang dibutuhkan adalah 100 kuota, maka pelamar yang dinyatakan bisa mengikuti SKB adalah 300 orang pelamar yang lolos passing grade.

Sisa peserta lainnya dinyatakan belum beruntung atau gugur.

Pengumuman nama-nama yang lulus SKD dan yang bisa mengikuti SKB dapat dilihat di laman www.bkn.go.id dan https://cpns.kemenkumham.go.id

Selamat bagi anda yang lolos seleksi dan melaju ke tahap SKB.

Bagi anda yang dinyatakan lolos dan melaju ke tahap SKB, saat ini pasti bertanya-tanya, 'apa yang harus saya lakukan?' atau 'apa yang harus saya persiapkan?'

Jika anda bingung, ada baiknya untuk menyimak saran ini baik-baik.

Kualifikasi dokter dan sarjana

1. Belajar lebih tekun

Sebelum mengikuti SKB, ada baiknya anda mempersiapkan diri dengan belajar lebih giat lagi.

SKB akan dilaksanakan melalui sistem komputerisasi (CAT) dan wawancara.

Namun bagi anda pelamar SKB jabatan pengelola Teknologi Indormasi (TI), tes yang akan dijalani adalah tes praktek komputer dan wawancara.

2. Jadwal SKB

Tes akan berlangsung tanggal 12 sampai 13 Oktober 2017.

Tes akan dilaksakanan di masing-masing provinsi.

3. Pertanyaan seputar SKB

Pertanyaan yang akan muncul di tahap SKB adalah sesuai dengan bidang jabatan yang dipilih.

Penentuan kelulusan berdasarkan pada penguasaan dan pengetahuan terhadap bidang jabatan.

Hasil tes akan muncul berdasarkan dari jumlah jawaban yang benar.

Hasil tes juga akan langsung terlihat usai menyelesaikan ujian seleksi.

4. Harapan dari tes wawancara

Jika nilai dari CAT SKB rendah, anda patut was-was.

Meski demikian, anda belum bisa dinyatakan gugur karena masih ada tes wawancara.

Tes wawancara inilah yang menjadi ikhtiar anda untuk mendongkrak nilai.

Tes wawancara bagi kualifikasi dokter dan sarjana akan dilangsungkan pada tanggal 16 sampai 19 Oktober 2017 di Jakarta dan sekitarnya.

Para penguji dalam tes wawancara tersebut adalah penguji yang telah ditunjuk dari panitia pusat.

Kualifikasi SLTA dan D3

1. Dilaksanakan di masing-masing provinsi

Pelaksanaan tes SKB untuk kualifikasi SLTA dan D3 dilaksakanan di masing-masing provinsi.

Namun untuk lokasi, para pelamar diminta untuk menunggu informasi selanjutnya.

2. Pertanyaan dalam SKB

Pertanyaan saat SKB bagi kualifikasi SLTA dan D3 masih berkutat seputar jabatan yang dipilih.

Penentuan kelulusan didasarkan pada penguasaan dan pengetahuan terkait bidang jabatan.

Seperti halnya untuk dokter dan sarjana, hasil tes juga berdasarkan dari jumlah jawaban yang benar dari soal yang telah dijawab.

Hasil jawabannya juga dapat dilihat langsung setelah tes selesai.

Bagi yang nilainya rendah, pelamar masih bisa memperbaiki peluang untuk lolos seleksi melalui tes pengamatan fisik dan keterampilan.

Tes keterampilan akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pelamar.

3. Jaga kesehatan

Para pelamar kualifikasi SLTA dan D3 sangat disarankan untuk menjaga kesehatan fisik.

Pasalnya, akan ada pengamatan fisik dan keterampilan yang membutuhkan tenaga yang prima dari pelamar.

Para pelamar nanti akan diuji oleh penguji yang telah ditunjuk panitia pusat.

Untuk lebih jelasnya, simak video di bawah ini.

(TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)
Editor: Tri Hantoro
Video Production: Tri Hantoro
Sumber: TribunWow.com
Tags
   #Tes CPNS   #Kemenkumham
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help