Video Amatir Gunung Agung Bali Bergemuruh, Asap Mengepul dan Gempa 99 Kali!, Status Naik!

Kamis, 14 September 2017 19:37 WIB
Tribun Bali

TRIBUN-VIDEO.COM - Status Gunung Agung kini masuk status waspada (level II) dikarenakan mengalami peningkatan gempa sejak bulan Agustus 2017 lalu.

Perhari, gempa kecil dikarenakn aktivitas magma terjadi 5 hingga 15 kali. Seperti gempa vulkanik dalam dan dangkal, gempa tektonik jauh serta lokal.

Dalam video yang diunggah @pendakibali_ di media sosial terlihat jelas aktivitas gunung tersebut mengalami peningkatan.

Terlihat asap belerang kian mengepul dari dalam perut Gunung Agung.

Terdengar pula, suara menggelegar dari dalam perut gunung tersebut.

Dalam video itu, terlihat dua orang pendaki menjelaskan kondisi Gunung Agung.

Diketahui, video itu diabadikan Rabu (13/9/2017).

Kepala Pelaksana (kalak) BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengungkapkan, peningkatan aktivitas Gunung Agung adalah hasil koordinasi dengan petugas pemantau Gunung Agung dari BMKG.

Dilaporkan telah terjadi gempa kecil mulai terjadi di puncak Gunung Agung sejak sebulan belakangan.

Peningkatan aktivitas Gunung Agung masih belum ada pengaruh, alias masih aman dan normal.

Cuaca di atas Gunung Agung masih cerah dan gerimis saat sore dan malam hari.

Kondisi angin masih tenang sampai sedang, dan mengarah ke arah barat.

Secara visual Gunung Agung masih terlihat.

Asap kawah tidak teramati (nihil).

Hasil pemantauan bulan Agustus - September, petugas merekam gempa di Puncak Gunung sebanyak sebanyak 99 kali.

Yakni 46 kali gempa tektonik jauh, 15 tektonik lokal, 37 gempa di dalam, satu kali gempa dangkal.

Selain itu, peningkatan aktivitas di atas Gunung Agung belum mempengaruhi aktivitas pendakian.

Sampai saat ini pendaki dan guide tetap melakukan aktivitas pendakian.

Pendakian ke Gunung Agung lewat jalur Pura Pasar Agung, Desa Sebudi masih tetap dilakukan.

Info di lapangan, jalur pendakian dari Kecamatan Rendang juga masih dibuka dikarenakan kondisi Gunung Agung masih aman.

"Memang benar sebulan belakangan ada peningkatan aktivitas yaitu terjadi gempa kecil beberapa kali. Namun kondisi gunung agung sampai saat ini masih normal. Untuk pendaki masih aman satu, dua hari ke depan. Namun agar tetap hati - hati dan waspada," kata Arimbawa kepada Tribun Bali.

Dari hasil koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengaku, cuaca di atas Gunung Agung masih cerah dan gerimis saat sore dan malam hari.

"Kondisi Gunung Agung masib aman dan normal, cuma gempa kecil di puncak. Kita akan teruskan segera perkembangan informasi yang diterima," janji IB Ketut Arimbawa, pria asli Kabupetan Buleleng.

Hal senada juga diungkapkan Humas Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, I Wayan Suara Arsana.

Pria yang akrab disapa Suara ini mengatakan, aktivitas Gunung Agung yang mengalami peningkatan masih aman, dan normal.

Pendaki tetap datang dan naik.

"Kemarin ada 100 orang yang naik, hari ini juga ada," kata Suara.

"Memang sering ada gempa kecil di puncak. Tapi itu biasa terjadi, namanya juga masih aktif. Gempa tak sampai ke kampung, cuma di puncak Gunung saja," kata Suara.

Suara, Perbekel Desa Amerta Buana meminta masyarakat untuk tak gelisah.

Sampai saat ini aktivitas Gunung Agung masih normal.

"Saya selaku Humas Pura Pasar Agung akan terus pantau kondisi Gunung Agung. Sampi saat ini masih aman, dan normal,"tegasnya. (*)

Berita ini telah tayang di Tribun Bali berjudul: Asap Mengepul, Suara Gemuruh Menggelegar dari Perut Gunung Agung, Gempa 99 Kali!

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Bali
Tags
   #Gunung Agung   #Bali
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help