Nikmatnya Seruput Soto Ahri, Sajian Soto Khas Garut

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:28 WIB
Tribun Jabar

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUN-VIDEO.COM, BANDUNG - Jajanan pinggir jalan atau street food di Bandung memang sangat beragam.

Selain makanan tradisionalnya yang enak-enak, warga kota ini juga kreatif dalam menciptakan jajanan unik yang menarik minat banyak orang.

Anda dijamin tidak akan susah menemukan makanan enak dan unik di Bandung.

Saking banyaknya tempat makan, Anda harus milih tempat yang terbaik.

Satu di antaranya yang paling terkenal adalah Soto Ahri.

Soto Ahri merupakan soto legendaris asli Garut yang menjadi buruan para penikmat kuliner di Bandung.

Rasa dan penampilan yang berbeda membuat siapa pun ketagihan untuk mencicipi soto ini.

Kedai soto ini berada di Jalan Buah Batu No. 235, Kota Bandung.

Kedai soto ini tepat berada di depan Bank BJB, kalau dari arah Jalan Soekarno Hatta berada di sebelah kiri.

Bentuk dari Warung soto ini, memanjang ke belakang.

Di dalamnya terdapat dua meja panjang seukuran tiga meter, yang diapit oleh masing-masing dua bangku panjang.

Meja dan bangku tersebut bisa menampung kurang lebih 20 orang dewasa.

Di bagian depan ada dua panci besar yang mengepulkan asap aroma kaldu dan bumbu yang gurih.

Berisi kuah soto dengan potongan daging sapi muda.

Cara memasak di kedai soto ini masih menggunakan kayu bakar.

Pembakaran dengan kayu bakar membuat aroma soto lebih wangi dan supaya soto tetap hangat

Kuahnya kuning kental dengan semerbak wangi bumbu yang dijamin langsung bikin lapar.

Soto sapi di sini terbuat dari daging sapi muda, yang dimasak 3 sampai 4 jam.

Selalu disajikan panas di dalam mangkuk, dilengkapi dengan sepiring nasi.

Dalam hirupan pertama langsung terasa gurih kaldu dagingnya.

Serta beriringan dengan gurih wangi santan segar.

Bumbu kunyit dan bawangnya terasa sangat kuat.

Aroma rempah yang royal ini membuat soto ini sangat sedap.

Di dalam kuahnya juga terdapat irisan daun seledri dan taburan bawang goreng.

Dagingnya sendiri tidak ada lemaknya, murni daging dan sedikit campuran jeroan.

Dipotong kecil-kecil memanjang dengan rasa bumbu yang meresap hingga ke serat dagingnya. Empuk gurih!

Soto yang berasal dari Garut ini, sudah buka sejak 1943 oleh H. Ahri.

Usahanya yang terus berkembang ini diteruskan oleh anaknya Haji Endang.

Kedai soto Ahri ini tidak pernah pindah sejak pertama kali berdiri.

Lokasinya di Gang Harjo, Jalan Mandalagiri, Garut.

Soto Ahri tiba di Bandung dibawa oleh cucu Haji Ahri, yakni Deden Agustian.

Kini, Soto Ahri di Bandung dikelola oleh Deden Agustian.

Deden menuturkan, mencoba peruntungan memperkenalkan pusaka keluarganya ini di Bandung, karena terkenal sebagai gudangnya kuliner

"Saya sudah 12 tahun yang lalu, berjualan soto di pinggir Jalan Buah batu," ujar Deden kepada Tribun Jabar, Jum'at (11/8/2017).

Deden sempat menyewa sebuah tempat di gedung, namun, usaha sotonya tak sesuai harapan.

Deden pun memutuskan, memindahkan kedai soto Ahri ke tempat yang dia tempati sampai sekarang.

Mulai dari sana usahanya terus berkembang hingga sekarang.

Deden mengaku, hingga sekarang tetap menggunakan resep pusaka keluarga.

Mulai dari bumbu hingga cara memasak masih mempertahakan cata leluhurnya Haji Ahri.

"Kami memasaknya memakai tungku dengan kayu bakar, tidak menggunakan kompor gas karena rasanya bisa beda," jelas Deden.

Menurut Deden, banyak pelanggan sotonya berasal dari luar kota, seperti Jakarta, dan Yogyakarta.

"Pelanggan dari luar kota ini, dimulai dari zaman ayah (H. Endang) saya dulu," ujar Deden.

Nah, bagi Anda yang tertarik mencicipinya, seporsi Soto Ahri hanya dibanderol Rp 25.000 saja.

Sedangkan jam operasionalnya, Soto Ahri dibuka setuap hari pada pukul 07.00 WIB - 21.00 WIB. (*)

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Jabar
Tags
   #Bandung   #soto   #kuliner
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help