Manisnya Tapai Gambut hingga ke Kaltim

Selasa, 30 Mei 2017 16:30 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM, MARTAPURA - Abdul Muhsi (23) membersihkan beras ketan sebanyak 12 liter dan berulang kali membilasnya dengan air. Selama dua jam lamanya, beras ketan itu kemudian di rendam air.

Pemuda yang berprofesi guru olahraga itu pun menyerahkan beras ketan yang telah direndam kepada ibundanya, Hamimah (45).

Hamimah pun dengan cekatan kemudian menabur dan mengaduk rata beras ketan itu dengan serbuk daun katu. Tidak lama, beras ketan itu pun berubah hijau.

Daun Katu merupakan pewarna herbal yang dipertahankan pengrajin tapai ketan di Pematang Panjang Kelurahan Gambut agar tapai mereka berwarna cantik dan memililiki aroma harum.

Hamimah pun kemudian mengukus ketan berwarna hijau itu. Setelah dua jam berlalu, uap panas keluar dari panci berukuran besar.

Warga RT 2 Jalan Pematang Panjang km 4 Kelurahan Gambut ini pun dengan cekatan mengaduk dan mengangkat beras ketan berwarna hijau dari dalam panci besar.

Aroma harum pun tercium dari uap panas beras ketan tersebut. Ketan yang berwarna hijau alami berkat serbuk daun katu inilah yang nantinya akan menjadi bahan utama pengolahan jajanan berupa tapai ketan.

Tonton juga:

Seorang Wanita Kendarai Motor Matic Tanpa Diduga Masuk Tol Pasteur, Gaya Naik Motornya Santai!

Aksi Heroik Petugas Pom Bensin saat Seorang Pria Nekat Lompat ke Kobaran Api yang Bakar Motornya

Adonan ketan berwarna hijau pun diberikan serbuk ragi dan dikepal-kepal. Setelah disimpan selama dua hari, barulah tapai ketan siap dipasarkan.

Hamimah adalah satu dari ratusan warga Jalan Pematang Panjang yang selama ini menjadikan kerajinan pengolahan tapai ketan sebagai sumber mata pencaharian mereka. Rasa tapai yang demikian manis dan berair membuat tapai gambut yang dibuat oleh warga Pematang Panjang begitu dikenal.

Ya, Kecamatan Gambut memang tak hanya dikenal dengan hasil padinya yang melimpah atau pun kuliner itiknya yang lezat saja. Namun, juga ada jajanan khas yang juga sangat dikenal dan disukai oleh pencinta kuliner di bumi antasari yakni yang dikenal tapai Gambut.

Tidak heran, tapai gambut produksinya menjangkau ke banyak daerah Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Martapura, Tanjung bahkan hingga Ke Samarinda, Kaltim.(Banjarmasin Post/Tim)

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Banjarmasin Post
Tags
   #Martapura   #tapai gambut
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help