Air dari PDAM Tidak Mengalir, Warga Mandi Air Parit

Jumat, 19 Mei 2017 13:16 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Defri Irawan

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN -- Hampir 2,5 bulan air PDAM Tirta Betuah tidak mengalir membuat warga di enam desa Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin nyaris tidak memiliki air bersih.

Bahkan menyambut bulan Ramadhan yang tinggal hitungan hari lagi warga terpaksa menggunakan air parit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dikatakan Kepala Desa Rejodadi, Ishak, cukup lama warga Rejodadi kesulitan air hingga 2,5 bulan lamanya sejak rusak mesin Pompa PDAM Tirta Betuah di Desa Tanjung Menang.

Tidak hanya desa Rejodadi yang terkena imbas tetapi lima desa lain Desa Pulau Harapan, Sembawa, Lalang Sembawa, Mainan dan Purwosari.

"Sekitar 2,5 bulan air PDAM tidak mengalir, kami kesulitan memenuhi air bersih bahkan ada warga yang menggunakan air parit untuk kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Salah satu warga, Ridho (37) warga Rejodadi, mengeluhkan sulitnya air, dia terpaksa menggunakan air parit untuk kebutuhan mandi dan mencuci.

Sedangkan untuk kebutuhan masak warga terpaksa membeli.

"Mau gimana lagi pak, kebetulan ada air parit lumayan bening terpaksa kita pakai buat nyuci dan mandi," ujarnya.

Dia hanya menyayangkan, sudah hampir 2,5 bulan air PDAM tidak mengalir tetapi tarif bulanan PDAM Tirta Betuah naik. Imbasnya warga yang sebelumnya cuma dikenakan beban Rp 20 ribu sekarang sudah naik menjadi Rp 60 ribu.

"Kami tidak menikmati airnya, tetapi kami dikenakan beban setiap bulan Rp 60 ribu, saya sengaja belum mau bayar karena tidak ada air yang kami nikmati," ungkap dia.

Senada diungkap Edi (45), sebentar lagi bulan Ramadhan, warga susah memenuhi kebutuhan air ini.

Dia berharap semoga air PDAM Tirta betuah segera mengalir.

"Saya beli air semobil Rp 200 ribu, hanya cukup 2 minggu itupun digunakan seadanya. Bayangkan pengeluaran kami semakin besar apalagi bulan puasa nanti," curhat dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Banyuasin Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sembawa, Suistigal, mengatakan, akan menyampaikan keluhan warga ini ke Pemkab Banyuasin. Apalagi sudah cukup lama warga kesulitan air.

"Kita sudah mengetahui penyebab air PDAM tidak mengalir karena mesin pompa rusak. Ditambah lagi di sana belum masuk listrik jadi untuk menyedot air masih menggunakan mesin genset. Kita minta carikan solusinya agar tidak berlanjut-lanjut," ujarnya. (*)

Editor: Cornelia Putri Indriastuti
Video Production: Cornelia Putri Indriastuti
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help