Sriwijaya Pecat Petugas Pelempar Paket Titipan, Lihat Videonya, Netizen: Astaghfirullah

Senin, 20 Maret 2017 11:33 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Begini akhirnya nasib pria yang direkam video oleh penumpang Sriwijaya Air.

Video tersebut bikin geram dan akhirnya pria itu dapat ganjaran setimpal, Senin (20/3/2017).

Sebuah video jadi viral di Facebook.

Dalam video tersebut terdengar suara perekam,"parah banget sih, Astaghfirullah."

Rekaman berdurasi pendek tersebut mendadak viral dan picu kegeraman netizen.

Tonton juga:

Dikira Penculik Anak, Bapak Tua Dihajar Warga di Banjarnegara

Sosok Polwan Cantik yang Terlempar Ditabrak Angkot Saat Bertugas di Medan

Dalam video itu seorang petugas ground handling maskapai Sriwijaya Air melempar sembarangan paket-paket dari troli ke tanah sebelum dimasukkan ke bagasi pesawat.

Sebenarnya tak ada bedanya bila diletakkan dengan baik dan penuh kepedulian, namun ini justru dilempar.

Belum diketahui apakah petugas tersebut sedang marah akan alasan tertentu lantaran terlihat dalam video tersebut si pria yang melempar terlihat tergesa-gesa dan serampangan.

Seperti dikutip dari Kompas.com video yang diunggah oleh Wita Astari ini telah mendapat tanggapan dari Sriwijaya Air.

Video tersebut dikatakan benar adanya dan terjadi di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Corporate Communication Sriwijaya Air Agus menerangkan, peristiwa ini dilakukan oleh oknum perorangan petugas ground handling.

Agus tidak menyebutkan alasan petugas itu melakukan tindakan tersebut. 

"Yang jelas ini dilakukan oknum perorangan. Petugas ini tidak lakukan pekerjaan tersebut  tidak sesuai standar operasional dan prosedur. Padahal kami selalu lakukan briefing," ujar Agus saat dihubungi, Jakarta Minggu (19/3/2017). 

Atas tindakannya itu, jelas Agus, manajemen langsung memecat pegawai tersebut.

Dirinya pun akan kembali meningkatkan pengawasan kepada para petugas ground handling untuk tidak mengulang kejadian tersebut.

"Kami berikan sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebenarnya kita sudah setiap hari lakukan briefing, tetapi kita akan tingkatkan pengawasan lagi," ungkapnya. (*)

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Robertus Rimawan
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Sumber Lain
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help