Beginilah Peran dan Cara Wanita Berpaspor Indonesia Membunuh Kakak Pemimpin Korea Utara

Jumat, 17 Februari 2017 00:09 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM -- Kematian Kim Jong Nam pada Senin (12/2/2017) masih menyisakan banyak misteri dan menimbulkan banyak spekulasi di media massa.

Dilangsir dari Tribunnews.com, Kamis (16/2/2017), media Korea Selatan sudah merilis kronologi peristiwa tersebut berdasarkan data dari pihak kepolisian Malaysia.

Disebutkan bahwa Kim Jong Nam saat itu sedang berdiri di depan mesin check-in mandiri di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia.

Tiba-tiba kedua wanita yang menjadi pelaku pembunuhan mendekatinya dari arah belakang.

Kepolisian Malaysia telah mengidentifikasi identias dari kedua wanita tersebut.

Wanita pertama bernama Doan Thi Huong (28), yang terekam kamera CCTV menggunakan kaus lengan panjang bertuliskan LOL.

Tonton Juga:

Setelah Insiden Pertengkaran, Nassar dan Dewi Perssik Kompak Sampaikan Video Permohonan Maaf

Tertangkap CCTV! Inilah Sosok Wanita Berpaspor Indonesia yang Diduga Membunuh Kim Jong Nam

Wanita kedua bernama Siti Aishah (25), yang diketahui memegang paspor Indonesia dan berasal dari Serang, Banten.

Dari rekaman CCTV terlihat Doan Thi Huong bertugas membekap Kim Jong Nam dari belakang.

Sementara Siti Aishah bertugas menyemprotkan zat kimia ke wajah Kim Jong Nam.

Pembunuhan tersebut berlangsung tidak sampai lima menit dan bahkan kabarnya penyemprotan racun hanya berlangsung selama 10 detik.

Ada tiga dugaan alat pembunuhan yaitu lewat pulpen yang telah dimodifikasi, lewat semprotan, atau dengan sapu tangan.

Seperti dilangsir BBC, selama bertahun-tahun, diyakini Kim Jong-nam dipersiapkan untuk meneruskan ayahnya Kim Jong-il sebagai pemimpin Korea Utara.

Namun, hal tersebut tampaknya berakhir pada 2001 ketika Kim Jong-nam tertangkap pergi ke Jepang dengan menggunakan paspor palsu. Laporan-laporan mengatakan dia ingin mengunjungi Disneyland.

Apa pun alasannya, Jong-nam tampaknya sudah dibuang dan hidup dalam pengasingan hingga kematiannya di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 13 Februari 2017, lima tahun lebih setelah adik tirinya Kim Jong-un mengambil alih kepemimpinan.

Simak video di atas.(*)

Editor: Nur Fatah Aliem Prabowo
Video Production: Nur Fatah Aliem Prabowo
Sumber: Sumber Lain
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017 About Us Help