Penampakan 32 PSK Rusia Maroko dan Uzbekistan Bertarif Rp 4 Juta

Jumat, 13 Januari 2017 18:59 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Sebanyak 32 perempuan warga negara asing yang diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) dan pemandu karaoke terjaring operasi imigrasi di sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta dan Bogor, Kamis (13/1/2017) malam.

Mereka terdiri dari 11 warga negara Vietnam, 5 warga negara Uzbekistan, 5 warga negara Kazakhstan, 5 warga negara Maroko, 5 warga negara RRC, dan seorang perempuan warga negara Rusia.

Gadis-gadis warga negara asing tersebut berusia antara 21 hingga 38 tahun.

Kelima perempuan warga negara Maroko yang telah lama menjadi target operasi imigrasi diamankan dari sebuah tempat hiburan malam wilayah Bogor.

Sementara, 27 perempuan lainnya diamankan dari beberapa hiburan malam di Jakarta Barat dan Jakarta Utara dalam operasi sejak pukul 19.00 hingga pukul 03.00 WIB.

Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi, Yurod Saleh, dalam rilis di kantor Kementerian Hukum dan HAM, menyampaikan hasil pemeriksaan sementara, para perempuan warga negara asing yang bekerja di tempat hiburan malam tersebut bertarif antara Rp1,75 juta hingga Rp4 juta.

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari para perempuan tersebut.

Di antaranya, 25 paspor, bukti pembayaran atau kuitansi konsumen, uang Rp5 juta, sejumlah telepon genggam, tas, dompet, seragam pemandu karaoke hingga beberapa alat kontrasepsi.

Hasil pemeriksaan sementara, 32 perempuan warga negara asing tersebut melakukan pelanggaran izin tinggal di Indonesia, sebagaima diatur dalam Pasal 116 dan Pasal 122 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Mereka terancam membayar denda, deportasi hingga hukuman pidana penjara selama 5 tahun. (*)

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help